Tags
Ladang Jagung di Lahan Kering: Perdaban Agraris di Nusa Tenggara Timur
Content Language : Indonesian
Membicarakan peradaban agraris di wilayah Indonesia cakupannya cukup beragam. Peradaban agraris secara historis dapat dirunut dari munculnya kerajaan-kerajaan besar yang awalnya bertumpu pada perdagangan hasil bumi, mulai dari rempah-rempah seperti cengkeh, pala, lada, hingga tanaman pangan beras dan kemungkinan juga sagu yang menjadi makanan pokok hampir sebagaian besar suku-suku bangsa Indonesia. Dalam perkembangannya setelah suku-suku bangsa di kepulauan Indonesia bersentuhan dengan Bangsa Eropa perkembangan agraris juga mengalami perkembangan pesat, baik pengenalan varietas tanaman pangan, obat-obatan, maupun holtikultura lainnya yang didatangkan dari daratan dan benua lainnya oleh Bangsa Eropa. Seperti halnya tanaman pangan yang dibawa dari daratan Afrika dan Amerika Latin. Salah satunya tanaman jagung yang dibawa bangsa Eropa dan diperkenalkan di kepulauan Nusantara, seperti di Pulau Timor.
Buku ini memberi gambaran bagaimana sejarah tanaman jagung di Kepulauan NTT pada perjalanannya menjadi bagian dari sejarah peradaban masyarakat NTT. Tanaman jagung yang kemudian dikenal masyarakat Nusa Tenggara Timur rupa-rupanya sangat cocok dengan kondisi geografis Pulau Timor. Buku ini diharapkan dapat menambah wawasan sejarah kewilayahan dari peradaban-peradaban agraris yang belum banyak dibahas sehingga dapat memperkaya khazanah pengetahuan sejarah tentang Indonesia.
Buku ini juga tersedia dalam versi online dan dapat diunduh melalui tautan berikut: http://pustaka.kebudayaan.kemdikbud.go.id/sejarah/index.php?p=show_detail&id=676&keywords=ladang+jagung
